INFO RIAU – Ikatan Sport Sepeda Indonesia Riau (ISSI Riau) mendesak pihak terkait untuk segera memecat salah satu pelatih cabang olahraga balap sepeda yang diduga memotong uang saku atlet saat mengikuti Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) 2023.

Dugaan pemotongan uang saku tersebut mencuat setelah sejumlah atlet mengaku hanya menerima sebagian dari dana yang seharusnya mereka dapatkan selama ajang berlangsung. Tindakan ini mencoreng semangat sportivitas dan merugikan atlet muda yang tengah berjuang mengharumkan nama daerah.
Investigasi Internal Telah Dilakukan
Ketua ISSI Riau mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan investigasi internal untuk menelusuri kebenaran laporan tersebut. Dari hasil penelusuran awal, ditemukan indikasi kuat adanya pengurangan dana tanpa persetujuan maupun pemberitahuan kepada atlet. ISSI Riau telah melaporkan hasil investigasi ini kepada Dinas Pemuda dan Olahraga serta meminta agar kasus ini diproses sesuai ketentuan hukum dan regulasi olahraga yang berlaku.
Baca Juga : Pelatih Edo Akui Potong Uang Saku Atlet Sepeda Popnas: “Karena Dispora Tak Sediakan Peralatan”
Perlindungan Hak Atlet Jadi Prioritas
ISSI Riau menegaskan bahwa perlindungan terhadap hak-hak atlet merupakan prioritas utama. Para atlet yang masih berstatus pelajar dinilai sangat rentan menjadi korban penyalahgunaan wewenang karena ketergantungan mereka terhadap pelatih. Organisasi ini menilai tindakan tegas terhadap pelatih yang bersangkutan penting dilakukan. Agar memberikan efek jera serta mencegah terulangnya kasus serupa di masa mendatang.
Dorong Transparansi dan Pengawasan Dana
Selain meminta pemecatan pelatih, ISSI Riau juga mendorong adanya peningkatan transparansi dalam pengelolaan dana pembinaan dan operasional atlet. Mereka mengusulkan agar setiap pencairan dana dicatat secara terbuka dan diawasi bersama oleh pihak sekolah, orang tua, dan organisasi olahraga terkait. Dengan pengawasan ketat, diharapkan seluruh dana yang dialokasikan benar-benar sampai ke tangan atlet tanpa potongan. Sehingga semangat dan motivasi mereka tetap terjaga untuk meraih prestasi.










